Tempat   wisata   yang   cukup   populer   di Ini merupakan jenis agrowisata yang mulai dikembangkan oleh masyarakat Donri-Donri sejak  lama.  Di  kecamatan  ini  akan ditemukan hamparan tanaman murbei dan pemeliharaan ulat sutera. Selain itu juga dapat melihat pengolahan kokon menjadi benang, serta pemintalan kain baik secara tradisional  atau  menggunakan  alat  tenun.

Sutra Alam merupakan wisata unggulan di Donri-Donri

Tidak hanya dapat melihat budidaya ulat sutera, melalui agrowisata ini dapat pula dilihat pemintalan benang dan kain tradisional   dan   usaha   pertokoan/warung yang keberadaannya tersebar di seluruh desa.

Adapun potensi pariwisata lainnya di kecamatan Donri-Donri adalah makam Petta Ulu Sappe dan Petta KaramaE di sering, Sungai Luppereng Kajaoe dan mata air AppejjengE di Lalabata Riaja dan Cagar budaya manurungE sekkanyili di Tottong

Dilihat dari sarana perdagangan yang ada di Kecamatan Donri-Donri Jumlah toko/warung menunjukkan penurunan pada tahun 2015. Jika pada tahun 2014 terdapat toko/warung sebanyak 32, pada tahun 2015 berkurang hanya menjadi 18.