Pertanian merupakan salah satu sektor unggulan daerah yang akan tetap mendapatkan perhatian pemerintah daerah, secara khusus dalam wilayah kecamatan Donri-Donri sebagian besar penduduk adalah bertani. Kecamatan Donri-Donri merupakan wilayah di Kabupaten Soppeng dengan potensi pertanian padi yang cukup besar.

Kecamatan Donri-Donri dilalui oleh beberapa sungai sebagai sumber air, yang dimanfaatkan sebagai pengairan.

pengairan yang digunakan para petani di Kecamatan Donri-Donri, yaitu irigasi sederhana dan tadah hujan. irigasi sederhana paling banyak digunakan petani di Donri-Donri, mencapai 85,46 persen, sedangkan  sisanya  sebesar  14,54  persen menggunakan tadah hujan.

Pada tahun 2015, statistik tanaman pangan Donri-Donri mencatat peningkatan produksi untuk beberapa tanaman pangan. Padi dan jagung mengalami peningkatan nilai produksi  yang  cukup  signifikan dibandingkan  tahun  sebelumnya. Produksi  tertinggi  masih  tetap  dihasilkan oleh padi yakni sebesar 60.739 ton. Jumlah produksi ini mengalami peningkatan sebesar 19,13   persen   jika   dibandingkan   dengan tahun 2014.

Sama halnya dengan padi, jagung juga mengalami peningkatan nilai produksi. Produksi jagung meningkat 112,6 persen atau menjadi 1.518 pada tahun 2015.

Masyarakat Donri-Donri juga membudidayakan ternak. Ternak  di  Kecamatan  Donri-Donri pada tahun 2015 terdiri dari 28 ekor kerbau, 9.075 ekor sapi, 917 ekor kuda, dan 1.326 ekor kambing. Ternak kerbau di Kecamatan Donri-Donri hanya ada di Desa Sering.

unggas, berupa ayam buras, ayam ras (petelur) dan atau ayam potong, itik, dan itik manila.   Jumlah   unggas   terbanyak   pada tahun 2015 yaitu ayam ras/potong sebesar 99.700 ekor. Jumlah ini mengalami peningkatan 155,64 persen dibandingkan tahun 2014